Pengertian Faktur Pajak serta Jenis dan Fungsinya yang Wajib Diketahui

Seperti yang kita tahu, pemerintah sedang gencar-gencarnya memaksimalkan pemasukan negara dari pajak. Salah satu contohnya adalah dengan program tax amnesty yang telah dilakukan oleh pemerintah.

Untuk membantu pemerintah, tentunya kita lebih baik untuk lebih melek tentang pajak, dengan mengenal faktur pajak. Lalu, sebenarnya apa sih pengertian dari faktur pajak itu sendiri? Serta apa fungsi dan jenisnya? Untuk mengetahui tentang faktur pajak lebih dalam lagi, yuk simak selengkapnya di bawah ini dengan seksama.

Pengertian Faktur Pajak

Mungkin kamu sudah sering mendengar kata faktur pajak, namun belum mengetahui apa sebenarnya defisini dari istilah ini. Faktur pajak adalah bukti pungutan pajak Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang melakukan penyerahan Barang Kena Pajak ataupun penyerahan Jasa Kena Pajak.

Contoh sederhananya adalah ketika sebuah perusahaan menjual barang yang memiliki pajak, maka perusahaan tersebut harus menerbitkan faktur pajak. Hal ini dilakukan sebagai tanda bahwa mereka telah memungut pajak dari orang yang telah membeli produk atau jasa tersebut.

Jenis-jenis Faktur Pajak

Faktur pajak sendiri ternyata terbagi menjadi beberapa jenis. Ada 7 jenis yang perlu kamu ketahui, yaitu:

  • Faktur Pajak Keluaran, dibuat oleh PKP saat melakukan penjualan.
  • Faktur Pajak Masukan, diterima oleh PKP saat melakukan pembelian dari PKP lainnya.
  • Faktur Pajak Pengganti, sebagai pengganti faktur pajak sebelumnya jika ada kesalahan.
  • Faktur Pajak Gabungan.
  • Faktur Pajak Digunggung.
  • Faktur Pajak Cacat.
  • Faktur Pajak Batal.

Fungsi Faktur Pajak

Lalu, untuk apa repot-repot membuat faktur pajak? Ini sangat penting dan berguna untuk PKP karena dengan adanya faktur pajak maka PKP memiliki bukti bahwa PKP telah melakukan penyetoran, pemungutan serta pelaporan SPT Masa PPN yang sesuai dengan peraturan yang berlaku. Selain itu, faktur pajak juga berfungsi sebagai alat bantu ketika auditor memeriksa pajak PKP.

Cara Mengisi Faktur Pajak

Untuk bisa membuat faktur pajak, ada beberapa tahap yang perlu kamu lalui, Toppers. Prosesnya tidak sulit kok, untuk lebih jelasnya berikut ini tahap-tahap dan cara mengisi faktur pajak yang perlu diketahui:

  • Pertama, masukkan kode dan nomor seri pajak yang telah didapatkan dari dirjen pajak.
  • Setelah itu, masukkan juga nama, alamat dan NPWP PKP yang menjual serta yang membeli.
  • Masukkan nama barang atau jasa kena pajak beserta nominalnya dan urutkan sesuai dengan jumlah barang atau jasa kena pajak.
  • Selanjutnya, total keseluruhan harga, nilai potongan harga serta jumlah PPN yang terutang.
  • Terakhir, masukkan nama dan tanda tangan dari nama pejabat yang telah ditunjuk oleh perusahaan.

Mengenal e-Faktur Pajak

Faktur pajak umumnya berbentuk fisik atau hard copy. Namun pada tahun 2013, Kementrian Keuangan telah menerbitkan peraturan yang menetapkan bentuk faktur pajak terbaru yang mempunyai bentuk elektronik atau e-faktur. e-faktur bisa diisi secara online melalui website e-Faktur Direktorat Jenderal Pajak serta melalui aplikasi e-faktur.

Salah satu aplikasi e-Faktur pajak yang dapat anda gunakan adalah Klikpajak by Mekari yang dapat diakses di link https://klikpajak.id/aplikasi-pajak-online/e-faktur-pajak/. Klikpajak merupakan platform berbasis website untuk lapor, kelola, dan melakukan pembayaran pajak secara daring untuk wajib pajak badan maupun pribadi.

Sebagai salah satu PJAP mitra resmi dari DJP, Klikpajak by Mekari berkomitmen untuk memberikan kemudahan akses bagi wajib pajak untuk melakukan pelaporan pajak dengan mudah, aman, dan terpercaya, apalagi di masa lapor SPT tahunan ini.

Sejak 2018, Klikpajak by Mekari telah membantu sekitar 50,000 pemilik bisnis di Indonesia dalam pengelolaan pajak melalui fitur seperti e-filing, e-billing, e-faktur, dan e-bupot yang diperbarui secara berkala sesuai dengan ketentuan dan pembaruan dari DJP. Dengan adanya pandemi saat ini, Klikpajak by Mekari menjadi solusi yang relevan dan alternatif yang tepat bagi wajib pajak untuk taat lapor SPT tahunan secara tepat waktu tanpa perlu cemas tatap muka.

Kemudahan yang Diberikan Klikpajak

Beberapa kemudahan yang dihadirkan Klikpajak by Mekari untuk wajib pajak badan dalam mengelola perpajakan dengan lebih efektif dan efisien, antara lain:

1. Penerapan teknologi berbasis cloud yang terintegrasi

Dengan teknologi cloud, wajib pajak bisa langsung melaporkan SPT dengan mudah dan seluruh dokumen langsung tersimpan dalam fitur arsip pajak. Hal ini akan memudahkan wajib pajak badan untuk mengelola dokumen perpajakan, sehingga saat waktunya lapor SPT Tahunan tidak lagi mencari dokumen yang tercecer.

2. Fitur – fitur yang sesuai dengan sistem dari DJP

Sebagai mitra resmi DJP, Klikpajak by Mekari memastikan selalu comply dengan pembaruan fitur sesuai dengan sistem yang diterapkan DJP. Fitur – fitur yang dimiliki oleh Klikpajak antara lain e-filing, e-faktur 3.0, e-bupot, dan e-billing terbaru yang membantu wajib pajak badan membuat kode billing dan melakukan pembayaran billing secara langsung melalui Virtual Account dari bank terpilih yang telah terintegrasi dengan Klikpajak.

3. Keamanan data wajib pajak

Klikpajak by Mekari memastikan database wajib pajak badan tersimpan secara aman dan terpusat, didukung oleh sertifikasi ISO 27001 yang menjamin standar keamanan sistem teknologi informasi.

Wajib pajak badan bisa menggunakan fitur – fitur yang ada di platform Klikpajak by Mekari dengan menggunakan paket Starter mulai dari Rp 0,-. Untuk mulai berlangganan dan mendapatkan informasi serta tutorial penggunaan fitur Klikpajak secara komprehensif dapat diakses di www.klikpajak.id.

Itulah pengertian faktur pajak serta jenis dan fungsinya yang wajib kamu ketahui,

Leave a Comment